MENGUNGKAP JEJAK SEJARAH DESA CIREBON GIRANG: WARISAN PERADABAN JAWA BARAT KUNO
Cirebon, 12 April 2025 – Desa Cirebon Girang, sebuah desa yang terletak di wilayah Cirebon Selatan, ternyata menyimpan warisan sejarah yang sangat penting bagi perjalanan peradaban di Tatar Sunda. Keberadaan Cirebon Girang telah tercatat sejak abad ke-15 Masehi, sebagaimana diulas dalam buku “Rintisan Penelusuran Masa Silam Sejarah Jawa Barat”.
Dalam catatan sejarah tersebut, eksistensi Cirebon Girang tak bisa dilepaskan dari dua kerajaan kuno: Indraprahasta dan Wanagiri. Indraprahasta dikenal sejak masa pemerintahan Raja Purnawarman dari Tarumanagara, dengan pasukan setia yang bahkan membantu Wisnuwarman dalam menumpas pemberontakan Cakrawarman. Di sisi lain, Wanagiri sempat menjadi basis penting kekuasaan Cakrawarman, sebelum akhirnya digabungkan dengan Indraprahasta.
Penyatuan dua wilayah ini terjadi pasca kehancuran Indraprahasta oleh Maharaja Sanjaya, penguasa Sunda-Galuh, sebagai akibat dari keterlibatan Indraprahasta dalam konflik politik internal Galuh. Maharaja Sanjaya kemudian mengangkat Kusala, Adipati Wanagiri, sebagai penguasa atas gabungan wilayah Indraprahasta dan Wanagiri yang kini berada di bawah kekuasaan Galuh.
Perjalanan sejarah kemudian membawa kita pada masa pemerintahan Sang Bunisora, atau Prabu Guru Pangadiparamarta Jayadewabrata, raja Sunda-Galuh yang bijaksana dan religius. Salah satu keturunannya, Ki Gedeng Kasmaya, menjadi penguasa pertama wilayah yang kemudian dikenal sebagai Cirebon Girang. Nama tersebut muncul setelah Ki Gedeng Kasmaya menikah dengan Ratna Kirana, putri dari Prabu Gangga Permana, dan memiliki putra bernama Ki Gedeng Carbon Girang.
Masa kejayaan Keraton Cirebon Girang diperkirakan berakhir pada tahun 1445, dan wilayah ini kemudian disatukan di bawah pemerintahan Pangeran Cakrabuwana, atau Pangeran Walangsungsang, yang diangkat sebagai Kuwu Carbon II. Pada tahun 1454, ia resmi menjadi Tumenggung wilayah tersebut atas titah Raja Pajajaran, Prabu Silihwangi, dengan gelar Sri Mangana.
Kini, Cirebon Girang hanya tinggal sebuah nama desa, namun sejarahnya menjadi bukti betapa penting peran wilayah ini dalam perjalanan panjang sejarah kerajaan-kerajaan di Jawa Barat. Pemerintah desa dan masyarakat setempat diharapkan dapat terus melestarikan serta menggali nilai-nilai historis yang terkandung dalam warisan leluhur tersebut.
Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Kantor Desa Cirebon Girang – Cirebon Selatan